Rotary Club Tambolaka Dorong Dapur Hidup Dan Literasi di Desa Watukawula

Tidak hanya fokus pada aspek ekonomi dan gizi, Rotary Club Tambolaka juga memberikan dukungan terhadap pengembangan Taman Baca Desa serta program literasi bagi anak-anak.

GONGSUMBA COM. || Upaya pemberdayaan masyarakat terus digalakkan oleh Rotary Club of Sumba Tambolaka melalui program di Desa Watukawula yang menyasar ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak, Tambolaka 11/04/2026.

Program ini memadukan penguatan ketahanan pangan keluarga dengan peningkatan literasi masyarakat desa.

Ada kunjungan dari mantan pimpinan Rotary, PDG Wayan Suryaman, bersama rekan-rekan Rotarians dari Semarang, Bali dan Kudus.

Salah satu kegiatan mereka adalah pembagian benih sayuran kepada para ibu sebagai bagian dari program “Dapur Hidup”, bagian dari mencegah stunting. Melalui inisiatif ini, keluarga didorong untuk menanam sayuran di pekarangan rumah guna memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Selain meningkatkan kualitas konsumsi keluarga, hasil panen yang berlebih juga dapat dijual di pasar lokal sehingga membantu menambah pendapatan rumah tangga.

Tidak hanya fokus pada aspek ekonomi dan gizi, Rotary Club Tambolaka juga memberikan dukungan terhadap pengembangan Taman Baca Desa serta program literasi bagi anak-anak.

Foto bersama masyarakat dan anak-anak dengan anggota Rotary Club of Sumba Tambolaka.

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini serta mendukung perkembangan pendidikan generasi muda di desa.

Yang patut diapresiasi, pemerintah desa dan para anggota POKDARWIS di Watukawula turut aktif mendorong masyarakat untuk mandiri. Warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga didorong untuk mengelola kebun secara berkelanjutan serta membangun budaya belajar di dalam keluarga.

Orang tua diajak untuk berperan langsung dalam pendidikan anak-anak mereka, sehingga literasi tidak hanya bergantung pada pihak luar.

Kolaborasi antara Rotary dan masyarakat desa ini menjadi contoh nyata bagaimana program sederhana, seperti kebun keluarga dan taman baca, dapat membawa dampak besar bagi ketahanan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia. Ke depan, diharapkan inisiatif ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Sumba Barat Daya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *