GONGSUMBA COM. || Badan Usaha Milik Desa Kalimbu Weri (BUMDes) yang di ketua oleh Yohanes Malo Dedo, sudah beroperasi dan telah melakukan penjualan telur ayam beberapa bulan ini, Jumat 10/04/2026.
Pasalnya komitmen pengembangan usaha ayam petelur dengan jumlah 316 ekor ayam petelur, di desa kalimbu Weri tergolong cukup baik dalam perawatan, hingga pemberian pakan dengan standar khusus untuk menjaga bobot kualitas telur yang dihasilkan dan sesuai kebutuhan pasar.
“Usaha yang dilakukan usaha ayam petelur, total ayam petelur 316 berjalan baik,” Kata Yohanes Malo Dedo.
Dirinya juga menyampaikan sejumlah resiko dan tantangan dalam usaha ayam petelur ini, bahkan bayangan penyakit wereng dan mata bengkak menjadi hal yang menakutkan. Hingga membuat 6 ekor ayam petelur mati terkapar.
Meskipun demikian, dirinya dan bersama badan pengurus BUMDes tidak putus asa dan tetap berusaha mencari obat, dengan melakukan penyuntikan vaksin dan vitamin kekebalan tubuh ayam serta pemberian salap mata bagi ayam yang matanya bengkak.
Mengingat harga fantastis pengadaan dan sampai operasional ayam petelur telah menghabiskan dana sebesar 190 juta rupiah.
“6 ekor sudah mati karena penyakit, sehingga sisanya 310 dengan total pengoperasian sampai berjalan semuanya 190 juta, ” Ungkap Yohanes Malo Dedo.
Tidaknya hanya itu, dirinya juga mengakui rasia penopang utama dalam usaha ini, tidak luput kerja sama dan sinergi antara badan pengurus BUMDes yang mendedikasikan waktu dan tenaga guna memastikan keberlangsungan hidup ayam petelur berjalan normal.
“Semua anggota aktif semua dalam perawatan ayam dan pemeliharaan hingga berjalan ,” Terangnya Yohanes Malo Dedo.
Dirinya juga optimis kedepannya akan tetap mendapat labah keuntungan penjualan ayam petelur, dan usaha ini akan terus berkembang kearah yang jauh lebih baik.
“Harapannya bisa tetap menjaga kerja sama dengan seluruh anggota dan mendapatkan keuntungan dana dan kedepanya tetap maju dan berkembang,” Pungkasnya
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya beserta badan pengurus akan melakukan penyegaran dengan evaluasi pelaksanaan kinerja badan pengurus dan keuntungan penjualan telur ayam petelur beberapa bulan lalu.
“Dalam bulan ini kami akan melakukan pertemuan badan pengurus untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan tugas badan pengurus dan membahas laba keuntungan penjualan telur ayam petelur beberapa bulan in,” Timpal tutupnya***






