GONGSUMBA.COM || Kepala Dinas Perhubungan SBD Fransiskus Lamunde, menyampaikan kendala utama kapal Egon enggan berlabuh di pelabuhan Waikelo, 14 Maret 2026.
Berdasarkan hasil wawancara langsung awak media GONGSUMBA.COM, menyampaikan bahwa Pemda SBD sejak 2023 sudah berupaya semaksimal mungkin menyampaikan permohonan operasional kapal Egon di pelabuhan Waikelo.
“Belum masuknya kapal Egon, memang ada permohonan kita sejak tahun 2023,” Ucap Fransiskus Lamunde.
Bahkan Komitmen pemerintah untuk membuka akses transportasi laut yang bisa manfaat oleh masyarakat SBD, telah mendorong Bupati SBD turut mengadakan negosiasi langsung di kantor PT. Pelni bersama dirinya, ucap Kadis Perhubungan.
“itu ada permohonan ke PT. Pelni kalau bisa kapal Egon berlabuh pelabuhan Waikelo di Kabupaten Sumba Barat Daya oleh Bupati bahkan saya sendiri ikut jalan, ” Kata Fransiskus Lamunde kepala Dinas Perhubungan SBD.
Dirinya menjelaskan berdasarkan tinjauan dan evaluasi mengenai kemampuan teknis dermaga Weekelo, dinilai belum memenuhi standarisasi operasional dari PT. Pelni.
“Oleh PT. Pelni belum cukup layak secara teknis dermaga itu untuk dia berlabuh kapal Egon, ” Tandas Fransiskus Lamunde.
Selanjutnya Kadis Perhubungan juga, mengharapkan atensi khusus dari pemerintah pusat untuk merekonstruksi kembali dermaga Waikelo, agar bisa di gunakan kembali sebagaimana mestinya.
Akibat pembatasan aksen kapal Egon dari PT. Pelni turut memberi dampak ekonomi bagi kehidupan masyarakat Sumba, Hal ini dapat dirasakan secara langsung lonjakan harga barang yang semakin mencekik masyarakat kecil, karena kurang akses distribusi pengadaan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat yang masih bergantung dari pulau lain. ***






