Produk Unggulan Karya Anak Sumba, Biofertilizer Stella Maris Disosialisasikan kepada Petani di Sumba Barat

GONGSUMBA.COM || Universitas Stella Maris Sumba melalui tim dosen Program Studi Teknik Lingkungan, melaksanakan kegiatan sosialisasi penggunaan pupuk organik cair Biofertilizer Stella Maris, sekaligus pembagian pupuk secara gratis kepada para ketua kelompok tani di Desa Tana Rara dan Desa Doka Kaka, Jumat 13 Maret 2026, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

Implementasi pelaksanaan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkenalkan Biofertilizer Stella Maris, sebagai salah satu produk unggulan hasil karya putra-putri Sumba yang dikembangkan untuk mendukung kemajuan sektor pertanian lokal.

Terobosan pengembangan penemuan Pupuk organik cair ini dirancang sebagai solusih inovatif untuk meningkatkan kesuburan tanah hingga kualitas dan kuantitas pertanian, sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Menariknya dalam kegiatan sosialisasi tersebut, tim dosen menguraikan berbagai keunggulan Biofertilizer Stella Maris, mulai dari manfaatnya dalam memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, hingga meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah, sampai membantu tanaman menyerap unsur hara secara lebih optimal.

Bagi masyarakat, ini menjadi kabar gembira serta  solusih alternatif mengatasi kelangkaan pupuk yang kerap kali menjadi halangan masyarakat selama ini.

Masyarakat antusias menerima pupuk organik cair Biofertilizer Stella Maris, dengan di dampingi oleh Alex Popo selaku dosen dan sekaligus Humas Unmaris Sumba.

Bahkan nampak geliat antusias  masyarakat, dengan seksama menyimak prosedur pemupupukan organik secara benar dan tepat di acara sosialisasi tersebut.

Melalui kegiatan ini, Universitas Stella Maris Sumba menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan inovasi yang lahir dari potensi lokal, dan simbol kebanggan produk unggulan karya masyarakat Sumba yang mampu memberikan manfaat nyata bagi petani dan lingkungan sekitar.

Dengan semangat inovasi lokal, Biofertilizer Stella Maris diharapkan kedepan dapat menjadi arah baru gerakan menuju pertanian yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan berbasis pada potensi daerah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *