Gongsumba.Com || Grand Launcing Dapur MBG Wee Paboba (Palla) bertajuk tema “Menujuh Generasi Emas, Sehat Dan Cerdas”, sebagai bagian komitmen pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan program satuan pemenuhan makan bergizi gratis bagi seluruh anak di Indonesia khususnya wilayah Palla, Senin 9/03/2026.
Menariknya, kemerian acara yang dimulai dari tarian-tarian dan penyelempangan kain, turut menambah nuasa moment penuh khimat dalam menyambut perwakilan Bupati SBD Drg. Margaret H. Selan, sekaligus sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) SBD, untuk meresmikan dapur MBG tersebut.
Kehadiran MBG di desa Wee Paboba menjadi salah satu solusih upaya pemutusan mata rantai penyebaran angka stantung 45% dan nominasi sebagai kabupaten ke-2 termiskin di NTT.
Dalam sambutan resmi Bupati SBD, yang di wakili Drg. Margaret H. Selan, sekaligus sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) SBD. menyampaikan pentingnya gizi yang seimbang bagi generasi penerus bangsa Indonesia yang lebih baik.
“Pemenuhan gizi yang seimbang dan baik memegang peran penting bagi tumbuh kembang anak, ” Ucap sambutan perwakilan Bupati SBD oleh, Drg. Margaret H. Selan.
Selanjutnya, Bupati SBD menyoroti krusial pelayanan MBG sebagai bentuk eksistensi pelayanan pemerintah secara konkrit, baik dalam mempersiapkan generasi emas, yang di gadang-dagang pelanjut tongkat estafet pembangunan bangsa yang lebih sesuai zaman modern.

“Program ini bukan hanya penyediaan makanan tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kualitas hidup masyarakatnya dalam hal ini kita berharap kualitas generasi emas kita pada tahun 2045,” Kata Drg. Margaret H. Selan sekaligus representasi Bupati SBD.
Bagi Yos Bora, selaku DPRD SBD politisi dari fraksi partai Perindo, Dirinya menegaskan agar kehadiran MBG menjadi siklus bisnis yang bisa menyerap berbagai hasil usaha tani masyarakat setempat, baik itu komoditi buah-buahan maupun sektor pertenakan ayam pedaging hingga ayam petelur.
“Bisa memberikan efek ekonomi bagi seluruh masyarakat Palla, ” Timpal Yos Bora, politisi senior Perindo.
Lebih lanjut menurut Noviyanto yang juga Ketua Yayasan Sahabat Kupang dan pengelola dapur MBG di Desa Wee Paboba, optimis siap melayani 2500 penerima manfaat MBG di sekitaran desa atau sekitar 50% wilayah Palla.
“Rencana target pelayanan minggu pertama 1000 siswa, minggu kedua 1500 siswa minggu Ketiga 2000 sampai 2500,” Tandas Noviyanto dengan penuh semangat saat menyampaikan kata sambutan.

Puncaknya kegiatan peresmian peluncuran Dapur MBG di Wee Paboba, dilakukan dengan pengguntingan pita, oleh Drg. Margaret H. Selan, sebagai simbolik peresmian pelayanan dapur sudah bisa di mulai. Karena sudah memenuhi standarisasi regulasi administrasi operasional yang berlaku.
Kegiatan peluncuran peresmian unit dapur MBG Desa Wee Paboba dihadiri oleh Drg. Margaret H. Selan. Sekaligus sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) SBD, DPRD Yus Bora, Mutabir ketua GMKS PMJ Palla, Camat wewewa Utara, Ketua sahabat Yayasan Keluarga Kupang, Ibu Bhayangkari Polres Sumba Barat, perangkat Desa Wee Paboba, Tokoh (Agama, Pemuda dan Masyarakat),Ketua Korwil SPPG SBD.***






