GONGSUMBA.COM || Rutinitas aktivitas pagi salah satunya jalan pagi di sekitar lokasi Tambolaka dari Radamata menuju Alun Alun Tambolaka sudah biasa dilakukan oleh semua orang.
Namun kali ini wahana yang sering digunakan sebagai fasilitas olahraga publik, harus tercoreng oleh kelakuan parah penjambret kepada seorang ibu atas Nama Nokko.
Berdasar pengakuan kronologi awal Kejadian di pagi hari terjadi pada( 05/06/2026) disampaikan oleh Saksi mata, Selvirius Nuba mengatakan:
1.Seperti biasa jam 4.15 wita jalan pagi dari SDK Marsudirini sampai Pertamina Radamata. Ketika pulang dari Pertamina Radamata Selvirius Nuba berjalan dibelakang seorang Ibu alias Mama Nokko menujuh Gereja pagi di Paroki Arnoldus Yansen Tambolaka.
2. Jarak nya dengan Ibu Nokko sekitar 40 meter. Saat itu tiba-tiba muncul dari arah Radamata Motor yg ditumpangi 3 orang pakai jaket, penutup muka langsung merapat ke Ibu tersebut dan menarik tasnya yang ada di bahu korban yang berisi HP, uang, dan buku doa.
3. Selvirius sempat dirinya meminta pertolongan dengan mengejar dan berteriak namun kejadiannya begitu cepat dan pelaku berhasil kabur.
4. Selvirius mengatakan bahwa pada saat dirinya memperhatikan dari jauh motor tersebut belok di patung Periuk arah Kalena Wanno.
Selanjutnya, himbauan juga datang dari suster yang menyampaikan agar masyarakat selalu berhati-hati dengan penjambret yang kadang melakukan aksi tidak pandang bulu.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Kalena Wanno saat ditemui Benyamin Kalumbang biasa di panggil om Benya, menyampaikan pagi ini saya tidak mendengar meminta tolong, saya sudah bangun pagi karena dingin tidak keluar jalan pagi. Biasanya ada kejadian didepan rumah wajib saya harus bangun, namun pagi ini saya tidak tahu ada kejadian di jalan depan rumah.
Harapan Benyamin sebagai tokoh masyarakat Desa Kalena Wanno, agar semua masyarakat dapat berhati hati dalam waktu sepi apalagi sekarang musim dingin, ditambahkan lagi kepada Aparat Kepolisian dapat melakukan patroli sampai pagi, tandasnya.***






