Gongsumba.com – Sumba Tengah, Upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan terus dilakukan oleh Kapolres Sumba Barat, Yohanes Nisa Pewali. Salah satunya melalui kegiatan rutin Minggu Kasih yang kali ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Umbu Ratunggai Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Minggu (26/4/2021).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan gereja. Selain menyampaikan pesan kamtibmas, Kapolres juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan warga dan anak-anak di wilayah pedesaan.
Dalam arahannya, Kapolres mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Ia menekankan pentingnya menjauhi peredaran minuman keras serta penggunaan senjata tajam yang tidak sesuai dengan aturan adat maupun hukum.
Tak hanya itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan melalui layanan darurat 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.
Lebih lanjut, Kapolres turut mendorong warga untuk meningkatkan kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan kosong. Menanam berbagai komoditas seperti jagung, sayuran, dan buah-buahan, serta beternak ayam dinilai mampu membantu ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mendukung program pemerintah.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas dan aparat desa dinilai strategis dalam menjembatani setiap persoalan agar dapat diselesaikan secara bijak dan kekeluargaan.
Selain aspek keamanan, Kapolres mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas guna mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Program Minggu Kasih merupakan bagian dari pendekatan humanis Polres Sumba Barat kepada masyarakat. Selain itu, terdapat pula program Senin Ceria di sekolah-sekolah serta Jumat Curhat sebagai ruang dialog terbuka antara polisi dan warga.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat setempat. Warga mengaku merasa lebih diperhatikan dan berharap kegiatan serupa terus dilakukan secara berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.***






