Gongsumba.com – Sumba Barat Daya, Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyampaikan pidato penting dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten SBD dengan menyoroti capaian pembangunan, tantangan anggaran, serta arah kebijakan ke depan.
Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa partai politik memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai alat konsolidasi, tetapi juga sebagai pilar dalam memperkuat demokrasi dan mendukung pembangunan daerah.
“Partai politik memiliki peran penting dalam pembangunan dan demokrasi. Kolaborasi yang baik menjadi kunci untuk kemajuan daerah,” ujarnya.
Bupati kemudian memaparkan capaian pembangunan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten SBD meningkat dari 64,27 menjadi 65,48 atau naik sebesar 0,55 poin. Sementara itu, angka kemiskinan menurun dari 27,2 persen menjadi 25,64 persen.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan, terutama terkait validitas data penerima bantuan sosial. Pemerintah daerah terus melakukan pembenahan agar bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pemotongan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp250 miliar. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan menjadi hambatan, melainkan tantangan untuk berinovasi.
“Ini tantangan bagi kami untuk melakukan terobosan, menggali potensi daerah, dan membangun komunikasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan anggaran,” tegasnya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah masih menghadapi persoalan kerusakan jalan yang membutuhkan penanganan segera. Sejumlah usulan perbaikan telah diajukan, termasuk koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait.
Sementara di sektor pertanian, pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas melalui bantuan alat dan mesin pertanian serta pengembangan jaringan irigasi untuk mendukung lahan persawahan.
Bupati juga mengungkapkan adanya peluang investasi, termasuk rencana kerja sama dengan investor luar negeri untuk pembangunan pabrik pengolahan hasil pertanian guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
Di bidang kesehatan, Pemkab SBD berkomitmen meningkatkan pelayanan dengan memperkuat fasilitas kesehatan dan mempermudah akses melalui program BPJS Kesehatan. Namun, kekurangan tenaga dokter spesialis masih menjadi tantangan yang tengah diatasi melalui pengiriman putra-putri daerah untuk pendidikan spesialis serta menghadirkan tenaga residen.
Menutup pidatonya, Bupati menegaskan bahwa kritik dan dinamika merupakan bagian dari proses pembangunan. Ia mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi demi kemajuan daerah.
“Sejak awal saya tidak takut dengan kritik. Itu menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik demi masyarakat,” pungkasnya.
—






