Gongsumba.Com – Salah satu tokoh petani SBD Agus Wakur Kaka(biasa di panggil BT) Pemerintah Rencana pembangunan sepanjang Pantura wilayah yang sebelumnya telah dirancang untuk mendobrak pariwisata hingga kini belum maksimal menunjukkan realisasi dari investor di lapangan.Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena program yang awalnya dinilai memiliki tujuan baik justru belum berjalan sebagaimana diharapkan.
Wawancara khusus media(9/4/2026)kepada AWK,Dia menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah daerah dalam rangka pembangunan pesisir pantai Utara pada awalnya disusun dengan arah yang jelas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.membuka peluang bagi investor untuk membeli tanah di sepanjang pantai Utara dari Desa Bondoboghila Kecamatan Loura sampai Desa Karang Indah Kecamatan Kodi Balaghar Namun, seiring berjalannya waktu, pembangunan yang direncanakan belum juga dilaksanakan oleh pihak investor,kalau seandainya semua investor sudah membangun otomatis peningkatan ekonomi pariwisata dapat terlaksana.menurut Agustinus sekarang ini baru beberapa Hotel yg di bangun sudah sedikit dirasakan manfaat.
“Dulu tujuannya bagus, tetapi sampai sekarang belum ada pembangunan yang dilakukan,” ujarnya.
Ia menilai, masyarakat sebenarnya mendukung adanya pembangunan di wilayah tersebut karena diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar. Namun, ketidak jelasan pelaksanaan pembangunan membuat warga mulai merasa khawatir.
Menurutnya, hingga saat ini belum terlihat langkah nyata dari pihak investor untuk melaksanakan pembangunan di lokasi tersebut yang sebelumnya telah direncanakan.Karena ada berita yang tersebar dari pernyataan Kapala BPN kabupaten SBD yang di lansir oleh Media Gong Sumba.Com.mengenai ada aturan terbaru pendataan tanah tanah kosong walaupun sudah ada kepemilikan.
“Saya khawatir karena sampai sekarang tidak mau dibangun,”jangan sampai akibat tidak di bangun bisa saja masyarakat mengklaim kembali.bayangkan saja ada investor membeli tanah sejak tahun 80-an belum terlihat ada tanda tanda membangun.jelasnya kekuatiran masyarakat para investor membeli tanah hanya utk aset,di jadikan agunan sertifikat tanah di perbankan dari modal itu mereka bangun di tempat lain.pungkasnya.
Agus berharap Meskipun demikian, masyarakat tetap berharap pembangunan dapat segera direalisasikan agar rencana yang telah disusun tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat setempat.***






