ORANG MUDA KATOLIK MISIONARIS HARAPAN

Berita258 Dilihat

Gongsumba.com – Orang Muda Katolik (OMK) merupakan kekuatan vital dalam kehidupan Gereja, bukan hanya sebagai penerus, tetapi sebagai subjek aktif dalam dinamika iman dan pelayanan. Dalam terang ajaran Gereja, khususnya melalui dokumen Cristus Vivit, ditegaskan bahwa kaum muda bukan sekedar masa depan Gereja, melainkan “gereja masa kini”.
​Dalam konteks ini, keberadaan OMK di Paroki St. Agustinus Tana Malli patut diapresiasi sebagai komunitas yang terus bertumbuh dalam iman, kebersamaan, dan semangat pelayanan. Berbagai keterlibatan OMK dalam kegiatan liturgi, sosial dan pastoral menunjukkan adanya daya hidup dan harapan yang nyata dalam tubuh Gereja lokal.
​Untuk meningkatkan iman dan spiritualitas OMK, serta membangun kebersamaan dan persaudaraan antara OMK, mengembangkan potensi, mempersiapkan OMK mengikuti kegiatan lanjutan (Youth Day di Tingkat yang lebih luas Sumba Yout Day) , maka telah dilaksanakan belum lama ini pembinaan OMK pada (20-22/3/2026), yang diikuti oleh 88 orang, dengan Pembina antara lain Bapak Tobias K. Kobun, Miss Asti Kulla, dan Pembina lainnya.
​ Bertolak dari realitas tersebut, diperlukan suatu wadah yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi ruang pembinaan, perjumpaan dan transformasi bagi OMK. Oleh karena itu, kegiatan Paroki Yout Day (PYD) di Paroki St. Agustinus Tana Malli dihadirkan sebagai sebuah inisiatif pastoral yang solutif, yang secara umum bertujuan : menjawab kebutuhan pembinaan iman OMK, mengatasi berbagai tantangan dan dinamika yang dihadapi, serta memperkuat identitas OMK sebagai pribadi yang beriman, berdaya, dan siap diutus untuk mewujudkan “gereja yang bersatu, mandiri, dan solider”.
​Dengan demikian OMK semakin menyadari panggilan mereka sebagai “Misionaris Harapan”, yang tidak hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga mampu menjadi saksi Kristus dalam kehidupan sehari-hari , baik di tengah Gereja maupun masyarakat yang mana dirinya sebagai bagian dari minoritas.
​Dalam dinamika kehidupan orang muda tidak terlepas dari berbagai tantangan. Dalam realitas kehidupan OMK itu, sering dijumpai adanya ketegangan antara semangat dan konsistensi, antara keinginan untuk terlibat dan keterbatasan dalam komitmen, serta antara idealisme iman dan realitas kehidupan sehari-hari.
​Situasi itu mencerminkan adanya konflik internal maupun eksternal yang secara tidak langsung mempengaruhi partisipasi dan perkembangan OMK. Di sisi lain, Gereja melalui berbagai seruan pastoral, termasuk dalam Bulla Tahun Yubileum , mengajak semua umat, khususnnya kaum muda, untuk menjadi tanda harapan di tengah dunia yang penuh tantangan.
​Tujuan pembinaan OMK : meningkatkan iman dan spiritualitas, OMK. Membangun kebersamaan dan persaudaraan antar OMK, mengembangkan potensi diri OMK, dan mempersiapkan OMK menuju kegiatan lanjutan Yout Day tingkat lebih luas : SYD, dan NYD. Panitia pelaksana dengan penasihat : Pastor Paroki St. Agustinus, RD Yohanes Lede Ngongo, dan Dewan Harian Pastoral Paroki St. Agustinus Tana Malli, serta penanggung jawab moderator OMK RD Ulrikus Andreas Djogo, Ketua Panitia Richard Valentinus Kebu. Usai pembinaan diadakan evaluasi bahwa kegiatan berjalan dengan baik dan lancar dengan capaian antara lain : tingginya partisipasi OMK, terbangunnya kebersamaan antara peserta, meningkatnya semangat iman dan keterlibatan OMK, dan terjalinnya komunikasi lintas stasi. Dengan harapan OMK yang berada di pusat paroki memiliki posisi strategis sebagai penggerak kegiatan, contoh bagi OMK di stasi, wajah aktif orang mudah dalam kehidupan Gereja. Proficiat !***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *