GONGSUMBA.COM- Tambolaka Senin(15/6/2026) sejarah baru PMKRI dan Keluarga Korban Goris Bessu mendatangi Polres SBD untuk menanyakan kasus yang menimpa terhadap pembunuhan Almarhum Goris Bessu 5 Juni 2024.Anak Almarhum Elisabeth Bessu dalam kesempatan yang sangat berharga bagi dirinya di hadapan Wakapolres Kompol Marthin Ardjo SH bersama perwira tinggi Polres SBD menyampaikan segala keluh kesah tentang kasus yg menimpa terhadap keluarga nya, Elisabeth Bessu memohon kepada Tuhan agar kasus yang menimpa keluarganya dapat terungkap jelas,dengan air mata sedih dari wajah Elisabeth memberikan kekuatan kepada Bpk Bpk Polisi untuk mengungkap misteri pembunuh terhadap Bpk saya,Air mata mengalir membasahi pipinya mendoakan para anggota Polres SBD agar Tuhan tunjukan kekuatanMu dapat terungkap jelas,pintanya dengan sedih.
Wakapolres Kompol Marthin Ardjo SH,Mendengar keluh kesah tersebut, suasana di depan ruangan terbuka Wakapolres sempat hening sejenak. Air mata Elisabeth tidak membendung rasa perih yang dipendamnya selama dua tahun terakhir. Kehilangan seorang ayah bukan hanya meninggalkan luka batin yang mendalam, tetapi juga merenggut sandaran hidupnya, menjadikannya harus berjuang keras bertahan hidup di tengah ketidakpastian hukum. Dengan suara bergetar, ia menutup penyampaiannya berharap agar pihak kepolisian tidak menutup mata atas tragedi yang menimpa keluarganya.
Menanggapi permohonan dan rintihan hati Elisabeth Bessu, Wakapolres Kompol Marthin Ardjo, S.H., menyambut baik kedatangan tersebut dengan penuh empati. Beliau menegaskan bahwa Polres akan segera melakukan peninjauan kembali (review) terhadap perkembangan penanganan kasus pembunuhan almarhum Goris Bessu. Kompol Marthin juga berjanji akan memberikan atensi khusus guna memastikan proses hukum berjalan transparan dan memberikan keadilan yang dinantikan oleh keluarga korban selama dua tahun ini. jelasnya.
Kehadiran Elisabeth bersama Keluarga dan PMKRI di hadapan orang nomor dua di Polres tersebut menjadi bukti nyata betapa besarnya harapan masyarakat kecil terhadap penegakan hukum yang berkeadilan. Dua tahun tanpa kejelasan bukanlah waktu yang singkat bagi seorang anak yang kehilangan figur ayah.
Wakapolres menyampaikan penuntasan kasus pembunuhan Goris Bessu kembali berada di tangan aparat kepolisian, di mana komitmen dan profesionalitas Polres untuk mengungkap kebenaran materiil demi keadilan bagi keluarga Elisabeth.tutupnya.
Redaksi: Paul






