GONGSUMBA.COM || SUMBA BARAT DAYA – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (Pemkab SBD) terus berupaya mengatasi persoalan keterbatasan akses air bersih, khususnya di wilayah pedesaan.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Yayasan Solar Chapter Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Sumba Barat Daya, Jumat (30/10/2026).
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperluas pemerataan pembangunan infrastruktur dasar, terutama penyediaan air bersih dengan memanfaatkan teknologi berbasis energi baru terbarukan (EBT).
Kolaborasi ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya bersama Yayasan Solar Chapter Indonesia yang dipimpin oleh Mustika Wijaya selaku Ketua sekaligus Pendiri yayasan.
Kemitraan tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan geografis yang selama ini menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemanfaatan energi baru terbarukan dapat menjadi salah satu solusi inovatif untuk mendukung penyediaan air bersih secara berkelanjutan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap sumber air.
Bupati juga menekankan bahwa penandatanganan nota kesepahaman tersebut tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia meminta agar kesepakatan yang telah dibangun segera ditindaklanjuti melalui program konkret, terencana, serta menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Selain itu, keterlibatan masyarakat setempat dinilai sangat penting, khususnya dalam pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas yang nantinya dibangun. Dengan demikian, sarana penyediaan air bersih dapat dimanfaatkan secara optimal dan tetap berfungsi dalam jangka panjang.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Solar Chapter Indonesia atas komitmen dan kesediaannya untuk mengambil bagian dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan keterbatasan air bersih, tetapi juga mampu mendorong pemanfaatan teknologi ramah lingkungan serta meningkatkan kualitas kesehatan, sanitasi, dan produktivitas ekonomi masyarakat.
Kegiatan penandatanganan MoU tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah dan bagian terkait, para camat, serta Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berharap upaya pemerataan akses air bersih dapat semakin dipercepat sehingga masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, dapat menikmati pelayanan kebutuhan dasar yang lebih layak, berkelanjutan, dan merata.***






